UIN Raden Intan Lampung Siap Terapkan Kurikulum OBE pada Semester Ganjil 2024


Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Kurikulum Outcome Based Education (OBE) akan segera diterapkan pada semester ganjil 2024. Hal ini terungkap dalam acara Penyelarasan Kurikulum OBE Seluruh Fakultas di Lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Rabu (19/06/2024).

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Intan Lampung, Dr Andi Thahir MA menjelaskan bahwa langkah ini diambil dalam rangka merespon tuntutan globalisasi dan perkembangan menuju knowledge economics. Menurutnya, persaingan antar perguruan tinggi di kancah internasional tidak dapat dihindari lagi, dan UIN Raden Intan Lampung perlu mempersiapkan diri untuk bersaing di level global.

Penerapan Kurikulum OBE menjadi salah satu langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut. OBE merupakan metode pembelajaran yang fokus pada luaran atau capaian pembelajaran, sehingga diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang lebih siap dan kompeten dalam menghadapi tantangan masa depan.

Lebih lanjut, Andi mengatakan, penyusunan kurikulum OBE telah dilakukan oleh seluruh fakultas di UIN Raden Intan Lampung selama dua tahun terakhir. Namun, kurikulum tersebut masih perlu diselaraskan agar terintegrasi dan konsisten dengan pendekatan OBE secara menyeluruh.

Kegiatan yang diinisiasi LPM ini, didasari oleh UIN Raden Intan yang saat ini memasuki milestone ketiga pada tahun 2025 sampai 2030 pada tahap Rekognisi internasional. “Maka pintu gerbang terbesar memasuki dunia internasional itu adalah kurikulum OBE,” ucapnya.

Andi juga menyebutkan, dengan OBE, UIN Raden Intan akan semakin mantap mencapai akreditasi internasional sesuai pada lembaga yang diakui Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek RI) Nomor 236/O/2024 tentang Lembaga Akreditasi Internasional.

Kegiatan Penyelarasan Kurikulum OBE ini bertujuan untuk menyelaraskan Kurikulum Program Studi Jenjang S1 supaya terintegrasi dan konsisten dengan pendekatan OBE. 

Kemudian meningkatkan mutu pendidikan, memastikan relevansi kurikulum, memenuhi standar Kemendikbud Ristek No.53 tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, Pelaksanaan Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka (MBKM), dan mendukung proses akreditasi serta mempersiapkan mahasiswa untuk masa depan yang lebih baik.

“Penerapan Kurikulum OBE ini tentunya memerlukan komitmen kita bersama, semua unsur terkait di lingkungan UIN Raden Intan Lampung,” ujar Andi berharap dengan penerapan kurikulum ini, UIN Raden Intan Lampung dapat menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing di kancah internasional.

Adapun tahapan dalam kegiatan Penyelarasan Kurikulum OBE ini diantaranya, Penyelarasan Kurikulum OBE hingga finalisasi, Uji Publik dan Legalisasi Dokumen Kurikulum OBE oleh Senat UIN Raden Intan Lampung serta Launching dokumen kurikulum OBE untuk diimplementasikan di lingkungan UIN Raden Lampung.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, (19-21 Juni 2024). Diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari LPM, Kaprodi dan Sekprodi, Gugus Mutu Fakultas, Unit Penjaminan Mutu Prodi (UPMP).. 

Giat ini juga melibatkan external expert, Prof Dr Misnen Ardiansyah SE Ak CA ACPA dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta tim Internal Expert yang diketuai oleh Prof Dr Agus Pahrudin MPd. (An/AH)